Card image cap

News

Kampus Merdeka, Merdeka Belajar

Kampus Merdeka, Merdeka Belajar:
Forum Rektor PII Beri Solusi Kurikulum Profesi Insinyur Menuju Society 5.0

Jakarta - 25/3/2021
PII Learning Centre selenggarakan webinar bertajuk "Insinyur Indonesia Menuju Society 5.0" yang diikuti lebih dari 500 peserta secara daring. Seminar daring tersebut digagas oleh
Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Dr.Ir.Heru Dewanto, ST, MSc.(Eng), IPU, ASEAN Eng guna memberi solusi dan menjawab tantangan saat ini  menuju kurikulum society 5.0, sebagai respon terhadap Kampus Merdeka, Merdeka Belajar yang menjadi Kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud).
Seminar daring ini dihadiri sejumlah rektor  dari Perguruan Tinggi Negeri dan Perguruan Tinggi Swasta seluruh Indonesia, diantaranya Rektor UGM Prof.Ir. Panut Mulyono, Rektor Universitas Esa Unggul Dr.Ir. Arif Kusuma Among, Rektor Universitas Taruma Negara Prof. Dr.Ir. Agustinus Purna Irawan. Turut hadir pula sebagai pembicara Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Prof. Ir. Nizam.
Ketua Umum PII, Heru Dewanto yang juga bertindak sebagai moderator, menyampaikan perlunya mengarusutamakan konsep kurikulum menuju Society 5.0 ke dalam visi Kampus Merdeka, Merdeka Belajar untuk Pendidikan profesi insinyur.
Society 5.0

Society 5.0 adalah suatu konsep Society (masyarakat) yang berpusat pada manusia (human-centered) dan berbasis teknologi (technology based) yang pertama kali dikembangkan oleh Jepang. Konsep ini lahir sebagai pengembangan dari revolusi industri 4.0 yang dinilai berpotensi mendegradasi peran manusia.

Heru menuturkan " Insinyur ke depan tidak hanya bertugas untuk menghasilkan inovasi tapi juga memajukan peradaban dan ikut merumuskan masyarakat dunia dengan menggunakan seluruh kemampuan serta teknologi yang ada khususnya teknologi 4.0 karena inilah makna sesungguhnya dari Society 5.0"
Untuk menghasilkan output insinyur yang mampu mengemban tugas kemanusiaan tersebut maka kita harus saling bahu-membahu memulai dari hulunya yaitu pendidikan tinggi teknik, dari rangkaian rantai nilai keinsinyuran.

Heru memberi solusi akan isu yang mengemuka saat diskusi daring, dimana ditemukan adanya inequality pendidikan tinggi teknik antara perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi swasta di Indonesia, baik di wilayah pulau Jawa dan di luar pulau Jawa. Heru mengusulkan online education dan mentoring perguruan tinggi negeri akreditasi A kepada perguruan tinggi lainnya. Serta diperlukannya pengkoordinasian yang menyeluruh di antara perguruan tinggi negeri dan swasta se-indonesia agar program kurikulum menuju Society 5.0 serta melengkapi visi kampus merdeka, merdeka belajar terutama pendidikan profesi insinyur bisa berjalan di tahun 2021 ini

Girl in a jacket

Girl in a jacket

Girl in a jacket

Media centre PII

Info
Program Profesi Insinyur

Cara Sarjana Teknik Menjadi Insinyur

Keanggotaan
Syarat Anggota Baru

Syarat Anggota Baru

Info
Sertifikasi Insinyur

Cara Insinyur Menjadi Insinyur Profesional